Skip to main content

gempa di sukabumi


 BMKG Gempa 6.1 SR, 4 Juni 2012 pukul 18:18:13 WIB, 24 Km (121 km Barat Daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat).

Akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 6,1 skala Richter (SR), sedikitnya 85 rumah warga rusak. Wilayah Sagaranten, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, merupakan lokasi terbanyak yang ditemui kerusakan.
"Wilayah Sagaranten Kecamatan Cidolog Desa Cidolog, 4 rusak ringan, 9 rusak sedang, 5 rusak berat. Desa Mekarjaya dan Desa Tegal Lega 10 rusak sedang, 6 rusak berat. Desa Cikarang 15 rusak sedang," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Martinus Sitompul, Senin (4/6/2012) malam.
Di wilayah Tegal Buleud Desa Nangela, Kedusunan Cadas Malang, lanjutnya, sebanyak 18 rumah warga rusak ringan. Sedangkan di Kedusunan Pasir Salam, ada 18 rumah yang rusak ringan.
Untuk korban luka, menurut Martinus, terdapat di wilayah Lengkong sebanyak dua orang, yang mengalami luka pada kepala, kaki, dan perut akibat terkena reruntuhan bangunan.
Gempa 6,1 SR yang terjadi Senin (4/6/2012) pukul 18.18 WIB itu terasa getarannya hingga daerah-daerah lain di sekitar Sukabumi, seperti Jabodetabek, Bandung, Lebak, Garut, dan Tasikmalaya. Gempa tersebut berpusat di laut sekitar 121 kilometer arah barat daya Sukabumi

Comments

Popular posts from this blog

KESENIAN SUKU SUNDA

KIRAB HELARAN Kirap helaran atau yang disebut sisingaan adalah suatu jenis kesenian tradisional atau seni pertunjukan rakyat yang dilakukan dengan arak-arakan dalam bentuk helaran. Pertunjukannya biasa ditampilkan pada acara khitanan atau acara-acara khusus seperti ; menyambut tamu, hiburan peresmian, kegiatan HUT Kemerdekaan RI dan kegiatan hari-hari besar lainnya. Seperti yang diikuti ratusan orang dari perwakilan seluruh kelurahan di Cimahi, yang berupa arak-arakan yang pernah digelar pada saat Hari Jadi ke-6 Kota Cimahi. Kirap ini yang bertolak dari Alun-alun Kota Cimahi menuju kawasan perkantoran Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah itu, diikuti oleh kelompok-kelompok masyarakat yang menyajikan seni budaya Sunda, seperti sisingaan, gotong gagak, kendang rampak, calung, engrang, reog, barongsai, dan klub motor. KARYA SASTRADi bawah ini disajikan daftar karya sastra dalam bahasa Jawa yang berasal dari daerah kebudayaan Sunda. Daftar ini tidak lengkap, apabila para pembaca ...

MATA PENCAHARIAN SUKU SUNDA

Suku Sunda umumnya hidup bercocok tanam. Kebanyakan tidak suka merantau atauhidup berpisah dengan orang-orang sekerabatnya. Kebutuhan orang Sunda terutama adalah hal meningkatkan taraf hidup. Menurut data dari Bappenas (kliping Desember 1993) di Jawa Barat terdapat 75% desa miskin. Secara umum kemiskinan di Jawa Barat disebabkan oleh kelangkaan sumber daya manusia. Maka yang dibutuhkan adalah pengembangan sumber daya manusia yang berupa pendidikan, pembinaan, dll.

Sunda sebagai nama tempat

Istilah Sunda sebagai nama tempat, pertama kali disebut oleh ahli ilmu bumi dari Yunani, Ptolemaeus dalam bukunya tahun 150 Masehi, kata Prof Dr drs Edi Suhardi Ekadjati, dalam pidato pengukuhan dirinya selaku Guru Besar Ilmu Sejarah di Universitas Padjadjaran, Bandung, Tahun 1995. ( Prof Edi Suhardi Ekadjati dilahirkan di Kuningan, Jawa Barat, 25 Maret 1945. Ia, suami Hj Utin Nur Husna dan dikaruniai empat anak. Edi adalah Sarjana Sastra Unpad (1971), kemudian melanjutkan studi di Program Filologi untuk Sejarah, Rikjsuniver siteit, Leiden (1975), lalu meraih Doktor di Universitas Indonesia (1979). Prof. Edi  telah Meninggal pada 1 Juni 2006 akibat serangan stroke kedua yang diawali oleh serangan jantung ) Mengutip buku Atmamihardja (1958: 8), Ptolemaeus menyebutkan, ada tiga buah pulau yang dinamai Sunda yang terletak di sebelah timur India. Berdasarkan informasi itu kemudian ahli-ahli ilmu bumi Eropa menggunakan kata Sunda untuk menamai wilayah dan beberapa...